Sistem Martingale untuk Bermain Judi Casino Online

Sistem Martingale adalah salah satu strategi taruhan paling populer di dunia dan dapat dengan mudah diterapkan dalam permainan judi casino online. Sistem ini sendiri telah ada sejak sebelum abad ke-18 dan merupakan sistem tertua yang tercatat tetapi juga dihindari oleh pejudi profesional.

Dalam artikel ini, anda akan memahami secara lebih mendalam tentang sistem Martingale dan implementasinya. Anda juga akan mengetahui alasan mengapa sistem ini adalah salah satu pilihan yang paling berisiko saat bertaruh dan mengapa banyak bettor profesional menghindarinya.

Apa Itu Strategi Martingale?

Strategi Martingale adalah rencana taruhan yang mengharuskan anda untuk menggandakan taruhan setiap kali anda kalah. Ketika taruhan anda menang, maka anda dijamin akan memulihkan semua kerugian anda ditambah dengan taruhan awal anda.

Namun, kesempurnaan sistem ini hanya ada pada tingkat teoritis. Ukuran uang anda dan batas taruhan di meja menjadikannya salah satu sistem taruhan yang paling tidak efisien dalam perjudian.

Baca juga: Sistem Fibonacci untuk Bermain Judi Casino Online

Cara Kerja Strategi Martingale

Ketika mengadopsi sistem taruhan Martingale saat bermain casino online, anda harus menggandakan taruhan anda setelah setiap kekalahan dalam taruhan even-money (pembayaran genap 1:1).

Untuk menyederhanakan istilah ini, mari kita lihat dengan contoh nyata tentang bagaimana cara menggunakan strategi Martingale untuk bermain judi rolet online.

Bayangkan anda duduk di meja rolet online dengan saldo Rp1 juta. Aturan meja menyatakan bahwa batas taruhan ditetapkan pada Rp5.000 untuk taruhan minimum dan Rp1 juta untuk taruhan maksimum.

Sebagai pemain, anda selalu melihat taruhan minimum untuk memahami apakah anda mampu bermain game itu atau tidak. Saat anda menggunakan sistem Martingale, anda juga harus memperhatikan batas maksimumnya.

Dalam contoh ini, anda bertaruh pada Merah/Hitam dan kalah dalam 8 taruhan berturut-turut. Oleh karena itu, perkembangan taruhan anda (sebagaimana yang ditunjukkan oleh sistem Martingale) akan terlihat seperti berikut:

Putaran Taruhan Menang Kalah Net
1 Rp5.000 Rp0 Rp5.000 -Rp5.000
2 Rp10.000 Rp0 Rp10.000 -Rp15.000
3 Rp20.000 Rp0 Rp20.000 -Rp35.000
4 Rp40.000 Rp0  Rp40.000 -Rp75.000
5 Rp80.000 Rp0 Rp80.000 -Rp155.000
6 Rp160.000 Rp0 Rp160.000 -Rp315.000
7 Rp320.000 Rp0 Rp320.000 -Rp635.000
8 Rp640.000 Rp0 Rp640.000 -Rp1.275.000

Pada titik ini, anda mencapai kedua batas, yaitu batas uang anda dan juga batas meja.

Untuk melanjutkan permainan anda dengan strategi Martingale, maka taruhan anda yang ke-9 harus 2 x Rp640K, yang artinya anda perlu bertaruh Rp1.280.000 lagi. Tentu saja anda kekurangan Rp280 lagi untuk melanjutkannya. Untuk itu, anda tidak memiliki cara untuk terus bermain, bahkan jika anda menemukan uang untuk melakukannya.

Apakah Sistem Martingale Adalah Sistem yang Buruk?

Meskipun sistem Martingale tidak selalu mengarah pada kerugian, namun juga tidak dapat membantu anda untuk menang banyak. Itu karena semua yang dapat diberikan oleh sistem Martingale adalah ilusi bahwa sistem taruhan ini akan bekerja dan serangkaian kemenangan berukuran kecil.

Mari kita gunakan permainan rolet yang sama untuk memahami angka-angkanya dan asumsikan kali ini anda akhirnya berhasil dan anda menang pada putaran ke-8.

Putaran rolet ini berharga Rp640K (setelah turun sebesar Rp635K), jadi anda telah banyak berinvestasi dalam game. Bahkan, anda berinvestasi begitu banyak sehingga ini adalah kesempatan terakhir anda. Setelah putaran ini, seluruh uang anda akan habis.

Memenangkan taruhan ke-8 dengan strategi Martingale pada taruhan Merah/Hitam membuat anda menghasilkan bayaran genap, artinya anda menang Rp640K. Tetapi karena anda telah kalah Rp635K dalam perjalanan ke putaran itu, maka anda perlu melakukan perhitungan cepat untuk memahami seberapa banyak anda benar-benar akan untung:

Rp640K – Rp635K = Rp5K

Jadi, pikirkan: apakah anda akan mengambil risiko seluruh uang anda dengan kemenangan tipis Rp5K?

Mengapa Strategi Martingale Sangat Populer dan Banyak Digunakan?

Dalam permainan dengan bayaran genap dan tanpa house edge, Martingale bisa menjadi sistem yang unggul. Namun faktanya adalah anda tidak akan menemukan game casino online yang tidak dikenakan biaya tambahan atau game yang tidak memiliki house edge.

Alasan mengapa masih banyak pemain yang menggunakan sistem Martingale dalam perjudian adalah karena sistem ini adalah salah satu sistem termudah untuk dipahami dan dapat memberikan kepuasan instan dan banyak kemenangan jangka pendek.

Tetapi, seperti yang sudah kita hitung di atas, sistem Martingale ini memberi anda kemenangan yang sama dengan taruhan awal anda. Jika anda cukup beruntung untuk menang, tentu saja.

Sistem Taruhan Reverse Martingale

Strategi taruhan ini juga dikenal sebagai strategi taruhan Anti-Martingale. Gagasan utamanya adalah anda harus melakukan kebalikan dari apa pun yang ditentukan oleh strategi Martingale.

Dalam Reverse Martingale, anda harus mengurangi taruhan anda setiap kali anda kalah dan meningkatkannya setiap kali anda menang. Ini adalah apa yang disebut sebagai strategi perkembangan positif, di mana anda membiarkan rentetan kemenangan dijalankan dengan bertaruh lebih banyak dan berupaya mengurangi kerugian selama kekalahan beruntun.

Kesimpulan

Banyak orang yang telah menggunakan strategi Martingale saat bermain judi casino online, dan faktanya adalah memang memungkinkan bagi pemain untuk menikmati beberapa kemenangan jangka pendek menggunakan sistem ini.

Namun, house edge, batas taruhan, dan kurangnya uang menunjukkan bahwa semua orang bisa saja kehabisan semua uang mereka jika bertaruh dengan cara ini. Jadi, anda tidak harus selalu mengikuti strategi taruhan Martingale jika anda bermain untuk jangka panjang.